Tampilkan postingan dengan label kesehatan tubuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan tubuh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Februari 2012

Yogurt Bermanfaat Untuk Kesehatan Kita

Yogurt pertama kali ditemukan oleh warga Turki. Awalnya para penggembala domba menyimpan susu hasil perahannya pada kantung yang terbuat dari kulit domba.

Setelah disimpan beberapa waktu, susu terfermentasi oleh bakteri sehingga menjadi asam, teksturnya mengental namun tidak basi. Hasil temuan inilah yang berkembang menjadi Yoghurt seperti kita kenal sekarang.
Dalam perkembanganya, Yogurt menjadi produk pangan yang diterima dengan baik bahkan menjadi salah satu bahan pangan favorit di seluruh belahan bumi, temasuk Indonesia. Mudahnya masyarakat menerimaYogurt karena cita rasanya khas, lembut, asam, segar dan banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh.

Kandungan bakteri baik di dalam Yogurt bukan cuma menguntungkan pencernaan tapi juga bermanfaat bisa melangsingkan hingga mempercantik kulit. Simak apa saja yang ditawarkan Yogurt untuk kesehatan kita.

Proses Pembuatan
Yogurt adalah produk yang dibuat dengan cara mengasamkan susu dengan bakteri asam laktat. Starter yang digunakan biasanya lactobacillus bulgaricus dan streptococcus thermophilus. Bakteri ini ditambahkan ke dalam susu yang telah dipasteurisasi, kedua bakteri inilah yang akan memfermentasi laktosa (gula susu) menjadi asam laktat. Dalam tahap ini akah di hasilkan flavour Yogurt yang khas, cita rasanya asam dan teksturnya mengental karena koagulasi protein susu oleh asam.
Aneka Jenis Yogurt
Di pasaran banyak dijumpai aneka jenis Yoghurt. Plain yoghurt adalah salah satunya, Yogurt ini warnanya putih dan rasanya asam. Jenis ini cocok untuk campuran aneka jenis masakan, kue, pudding atau minuman karena cita rasanya netral. Selain plain yoghurt, ada juga fruit yoghurt, jenis yang di dalamnya sudah ditambahkan sari dan potongan buah-buahan. Fruit yoghurt lezat dimakan langsung karena sudah ditambahkan aneka buah untuk memperkaya rasa. Selain rasa buah, kini banyak juga kita jumpai Yogurt dengan aneka rasa seperti coklat, vanilla dan mocca.
Lezat Untuk Masakan
Cita rasa yoghurt yang creamy, asam dan segar tidak Cuma lezat dikonsumsi langsung. Aneka jenis masakanpun lebih lezat jika Anda menambahkan yoghurt ke dalamnya. Jika anda membuat satai atau olahan dari daging seperti shish kabab atau chicken tandori, cobalah menambahkan plain yoghurt dalam bumbu perendam. Hasilnya selain memperkaya nilai gizi, olahan daging pun akan lebih empuk, gurih dan lezat. Hidangan lain yang cocok dikombinasikan dengan yoghurt adalah ceam soup, saus salad, pudding, ice cream dan minuman segar seperti juice.
Manfaat Terkandung
Ditilik dari komposisi zat gizinya, Yogurt sangat tinggi kalsium dan zat besi, zat yang baik untuk mencegah keropos tulang . Berdasarkan sumber The Wellness Encyclopedia (1991) menyebutkan bahwa setiap 227 gr yoghurt mengandung 275 – 400 mg kalsium, angka yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan sumber kalsium yang lain. Kandungan gizi lain adalahvitamin B-komplek untuk kesehatan reproduksi, protein untuk pertumbuhan, mineral dan vitamin lain untuk menjaga dan memelihara kesehatan sel tubuh.
Bagi para penderita lactose intolerance, yoghurt dapat menjadi pengganti susu karena laktosa sudah dirubah menjadi asam laktat sehingga aman untuk dikonsumsi. Lain halnya dengan penelitian Ellie Metchnikoff (pemenang nobel kedokteran 1908). Hasil penelitiannya yang dilakukan di Balkan menyimpulkan bahwa ada korelasi positif antara kosumsi yoghurt dengan panjang umur.
Terbukti, penduduk Balkan yang banyak mengkonsumsi yoghurt mempunyai usia yang panjang (± 87 tahun). Menurut Ellie, kebiasaan mengkonsumsi yoghurt yang mengandung bakteri aktif bermanfaat untuk mencegah terjadinya keracunan akibat radikal bebas(penyebab kanker ) dan penuaan dini.
Untuk manfaat maksimal, pilih Yogurt yang tanpa bahan pengawet, pemberi rasa dan warna. Plain yoghurt adalah pilihan yang baik, selain mengandung bakteri aktif yang baik untuk system pencernaan, jenis ini juga tanpa penambahan bahan-bahan kimia berbahaya. Jangan lupa untuk menyimpanya dalam suhu dingin karena yoghurt tinggi protein dan mengandung bakteri aktif yang mudah rusak jika disimpan pada suhu ruang.

Kamis, 02 Februari 2012

Sarang Burung Walet Juga Melembabkan Kulit

Sarang Burung Walet dikenal sebagai harta berharga buat keluarga kekaisaran Cina. Selain menyehatkan paru-paru, Sarang Burung Walet adalah rahasia kecantikan permaisuri Cina. Dan sarang tersebut juga dikenal dapat membuat kulit jadi lebih cantik dan lembab.

Sarang Burung Walet selama berabad-abad di Tiongkok sudah menjadi komoditi yang sangat berharga. Karena dianggap berharga, di zaman Dinasti Tang, sarang burung ini menjadi persembahan lambang kemuliaan buat kaisar Cina.
Sarang burung dari negeri tropis seperti Indonesia itu dimanfaatkan oleh kaisar dan keluarganya untuk kesehatan tubuh. “Sarang burung walet juga dikonsumsi oleh permaisuri untuk memelihara keindahan kulit,” ujar Indra Laban, General Manager PT Cerebos Indonesia yang mendistribusikan suplemen darisarang burung walet.
Hingga kini, Sarang Burung Walet masih jadi komoditi yang menggiurkan. Di pasar internasional, satu kilogram sarang burung walet dilaporkan bisa terjual seharga 20 juta rupiah. Karena sangat mahal, tak heran, sarang burung yang satu ini disebut sebagai “kaviar dari Timur”.
Di kalangan masyarakat keturunan Tionghoa, kebiasaan mengonsumsi sarang burung walet untuk kesehatan masih terus dilakukan. Di toko obat Traditional Chinese Medicine (TCM) dijual sarang burung walet untuk kesehatan.
“Ibu saya rutin memasak Sarang Burung Walet untuk kesehatan ayah. Sarang burung ini dipercaya memperkuat paru-paru. Ibu memasak untuk kesehatan ayah yang perokok,” ujar Imelda Fransiska, Miss Indonesia 2005 yang berdarah Tionghoa.
“Air liur dari burung walet bisa memperkuat paru-paru dan menyehatkan kulit,” sebut Rachmat, praktisi TCM yang berpraktik di Pecenongan, Jakarta.
Kurang Air
Selama ini, Sarang Burung Walet dipercaya turun temurun sebagai bahan untuk kesehatan dan kecantikan.
(H 3)

Untuk membuktikan sarang burung tersebut memang bermanfaat secara ilmiah, sebuah studi klinis baru saja dilakukan di Taiwan. Para ahli meneliti efek sarang burung walet terhadap 20 perempuan berusia 30 hingga 60 tahun. Para perempuan tersebut mengonsumsi Sarang Burung Walet Selama delapan minggu. Hasilnya, kulit mereka terbukti lebih lembab.

“Kelembaban kulit ditentukan oleh kandungan air yang terdapat di lapisan kulit,” ujar Dr. Nadia Yusharyahya, Sp.KK, dokter ahli kulit dari RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.
Kandungan air yang berguna melembabkan kulit itu terdapat di lapisan stratum korneum. “Air dan lapisan kulit itu seperti semen dan batu Bata. Air mengisi sela-sela lapisan kulit seperti semen di antara tumpukan batu bata yang membentuk tembok,” papar Dr Nadia.
Berkurangnya air di dalam lapisan kulit disebut sebagai transepidermal water loss (TWEL). Kurangnya air di lapisan kulit itu membuat kulit jadi semakin kering,” tambahnya.
Selain pertambahan usia, ada sejumlah faktor yang menyebabkan kekeringan kulit. Merokok, stres, kurang tidur, dan kurang minum juga membuat kulit terlihat jadi lebih kering meskipun usia masih muda.
Berlama-lama di ruangan ber-AC, polusi udara, perubahan iklim dan radiasi sinar ultraviolet juga memengaruhi kekeringan kulit.
Kurangnya air ini bisa juga terjadi di kulit jenis berminyak. “Kulit berminyak disebabkan kelenjar sebasea. Kurang kelembaban dan berminyak itu dua hal yang berbeda, sehingga pemilik kulit berminyak juga tetap harus memperhatikan kelembaban kulitnya,” kata Dr. Nadia.
Sayangnya, penelitian di Taiwan itu masih harus didaftarkan dan belum dipublikasikan secara luas.
Dari Luar
Dari luar kita juga bisa menambah kelembaban kulit. Dr Nadia menyarankan agar mengoleskan krim pelembab khusus untuk wajah dan tubuh segera setelah mandi.
“Setelah mandi dan dikeringkan dengan handuk,  oleskan krim secara merata. Krim yang dioleskan berguna menahan air di dalam kulit yang didapat dari air mandi,”

Minggu, 29 Januari 2012

Sarang Burung Walet Juga Melembabkan Kulit

Sarang Burung Walet dikenal sebagai harta berharga buat keluarga kekaisaran Cina. Selain menyehatkan paru-paru, Sarang Burung Walet adalah rahasia kecantikan permaisuri Cina. Dan sarang tersebut juga dikenal dapat membuat kulit jadi lebih cantik dan lembab.

Sarang Burung Walet selama berabad-abad di Tiongkok sudah menjadi komoditi yang sangat berharga. Karena dianggap berharga, di zaman Dinasti Tang, sarang burung ini menjadi persembahan lambang kemuliaan buat kaisar Cina.
Sarang burung dari negeri tropis seperti Indonesia itu dimanfaatkan oleh kaisar dan keluarganya untuk kesehatan tubuh. “Sarang burung walet juga dikonsumsi oleh permaisuri untuk memelihara keindahan kulit,” ujar Indra Laban, General Manager PT Cerebos Indonesia yang mendistribusikan suplemen dari sarang burung walet.
Hingga kini, Sarang Burung Walet masih jadi komoditi yang menggiurkan. Di pasar internasional, satu kilogram sarang burung walet dilaporkan bisa terjual seharga 20 juta rupiah. Karena sangat mahal, tak heran, sarang burung yang satu ini disebut sebagai “kaviar dari Timur”.
Di kalangan masyarakat keturunan Tionghoa, kebiasaan mengonsumsi sarang burung walet untuk kesehatan masih terus dilakukan. Di toko obat Traditional Chinese Medicine (TCM) dijual sarang burung walet untuk kesehatan.
“Ibu saya rutin memasak Sarang Burung Walet untuk kesehatan ayah. Sarang burung ini dipercaya memperkuat paru-paru. Ibu memasak untuk kesehatan ayah yang perokok,” ujar Imelda Fransiska, Miss Indonesia 2005 yang berdarah Tionghoa.
“Air liur dari burung walet bisa memperkuat paru-paru dan menyehatkan kulit,” sebut Rachmat, praktisi TCM yang berpraktik di Pecenongan, Jakarta.
Kurang Air
Selama ini, Sarang Burung Walet dipercaya turun temurun sebagai bahan untuk kesehatan dan kecantikan.
(H 3)

Untuk membuktikan sarang burung tersebut memang bermanfaat secara ilmiah, sebuah studi klinis baru saja dilakukan di Taiwan. Para ahli meneliti efek sarang burung walet terhadap 20 perempuan berusia 30 hingga 60 tahun. Para perempuan tersebut mengonsumsi Sarang Burung Walet Selama delapan minggu. Hasilnya, kulit mereka terbukti lebih lembab.

“Kelembaban kulit ditentukan oleh kandungan air yang terdapat di lapisan kulit,” ujar Dr. Nadia Yusharyahya, Sp.KK, dokter ahli kulit dari RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.
Kandungan air yang berguna melembabkan kulit itu terdapat di lapisan stratum korneum. “Air dan lapisan kulit itu seperti semen dan batu Bata. Air mengisi sela-sela lapisan kulit seperti semen di antara tumpukan batu bata yang membentuk tembok,” papar Dr Nadia.
Berkurangnya air di dalam lapisan kulit disebut sebagai transepidermal water loss (TWEL). Kurangnya air di lapisan kulit itu membuat kulit jadi semakin kering,” tambahnya.
Selain pertambahan usia, ada sejumlah faktor yang menyebabkan kekeringan kulit. Merokok, stres, kurang tidur, dan kurang minum juga membuat kulit terlihat jadi lebih kering meskipun usia masih muda.
Berlama-lama di ruangan ber-AC, polusi udara, perubahan iklim dan radiasi sinar ultraviolet juga memengaruhi kekeringan kulit.
Kurangnya air ini bisa juga terjadi di kulit jenis berminyak. “Kulit berminyak disebabkan kelenjar sebasea. Kurang kelembaban dan berminyak itu dua hal yang berbeda, sehingga pemilik kulit berminyak juga tetap harus memperhatikan kelembaban kulitnya,” kata Dr. Nadia.
Sayangnya, penelitian di Taiwan itu masih harus didaftarkan dan belum dipublikasikan secara luas.
Dari Luar
Dari luar kita juga bisa menambah kelembaban kulit. Dr Nadia menyarankan agar mengoleskan krim pelembab khusus untuk wajah dan tubuh segera setelah mandi.
“Setelah mandi dan dikeringkan dengan handuk,  oleskan krim secara merata. Krim yang dioleskan berguna menahan air di dalam kulit yang didapat dari air mandi,”
Sumber : sarang burung walet juga melembabkan kulit

Rabu, 25 Januari 2012

Buah Sirsak Bikin Awet Muda

Buah Sirsak punya banyak manfaat. Di dalamnya terdapat zat-zat yang mampu menangkal asam urat, hipertensi, osteoporosis, dan bisa membuat awet muda. Manfaat lainnya, meningkatkan daya tahan tubuh, menyembuhkan wasir, dan memperlancar pencernaan makanan.

Untuk hidup sehat, kita dianjurkan mengonsumsi 2-4 porsi buah dan 3-5 porsi sayuran per hari. Buah dan sayur merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat pangan yang sangat baik. Selain itu, Buah Sirsak juga merupakan sumber senyawa fitokimia yang belakangan ini sangat dirasakan manfaatnya bagi kesehatan.

Kita perlu bersyukur karena wilayah kita dilimpahi berbagai macam buah tropis. Buah-buahan tersebut sarat komponen gizi dan nongizi yang sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan kesehatan tubuh.
Salah satu jenis buah tropis yang sangat populer karena aromanya yang tajam serta rasanya yang manis keasaman adalah Buah Sirsak. Buah ini sangat mudah dijumpai, mulai dari pasar buah tradisional hingga supermarket. Di restoran dan hotel, Buah Sirsak umumnya disajikan dalam bentuk jus dingin.
Rasanya yang manis keasaman itu memberikan sensasi tersendiri bagi para penggemarnya. Bagi yang senang sarapan dengan roti, Buah Sirsak juga sering ditambahkan dalam bentuk selai. Apa pun bentuk olahannya, cita rasa sirsak tetap melekat kuat pada produk sehingga sangat mudah dikenali.
Buah mendunia
Sirsak (Anona muricata Linn) merupakan kerabat dekat srikaya (Anona squamosa Linn). Tanaman sirsak berasal dari daerah tropis Amerika, yaitu sekitar Peru, Meksiko, dan Argentina. Di tempat asalnya, Buah Sirsak merupakan buah penting dan bergengsi.
Buah ini merupakan salah satu pohon buah yang pertama kali diintroduksi ke dunia lama setelah Colombus menemukan Benua Amerika. Segera setelah itu, orang-orang Spanyol membawa sirsak ke Filipina dan terbukti tanaman ini dapat tumbuh di sebagian besar negara tropis, termasuk di Indonesia. Tanaman ini tumbuh baik di seluruh Indonesia, dari dataran rendah hingga ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.
Kata sirsak berasal dari bahasa Belanda, yaitu zuurzak. Kata zuur berarti asam, zak berarti kantong. Jadi, secara harfiah diartikan sebagai kantong yang rasanya asam. Di Malaysia, sirsak disebut durian belanda (Dutch durian).
Sebutan lain untuk sirsak adalah corossol/cachiman epincux (Perancis), saucrapfel (Jerman), guanabana/zapote agrio (Spanyol), thu-rian-rhaek (Thailand), seetha (Tamil), guayabano (Filipina), ciguofan lizhi (Cina), togebanreishi (Jepang), dan seremania (Fiji). Dalam bahasa Inggris, Buah Sirsak dikenal dengan istilah soursop karena rasanya yang manis keasaman.
Di Indonesia, tanaman sirsak disebut juga sebagai nangka belanda atau nangka seberang. Tanaman tersebut dapat beradaptasi dan tumbuh baik di semua wilayah. Namun, tanaman sirsak belum diusahakan secara besar-besaran, umumnya ditanam secara terbatas di halaman atau pekarangan rumah.
Kaya vitamin C
Buah Sirsak terdiri dari 67,5 persen daging buah, 20 persen kulit buah, 8,5 persen biji buah, dan 4 persen inti buah. Kandungan zat gizi dan serat pangan buah sirsak per 100 gram bagian yang dapat dimakan dapat dilihat pada tabel.
Setelah air, kandungan zat gizi yang terbanyak dalam sirsak adalah karbohidrat.
Salah satu jenis karbohidrat pada buah sirsak adalah gula pereduksi (glukosa dan fruktosa) dengar kadar 81,9-93,6 persen dari kandungan gula total.
Buah Sirsak mengandung sangat sedikit lemak (0,3 g/100 g) sehingga sangat baik untuk kesehatan. Rasa asam pada sirsak berasal dari asam organik nonvolatil, terutama asam malat, asam sitrat, dan asam isositrat.
Vitamin yang paling dominan pada Buah Sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari (yaitu 60 mg) telah dapat dipenuhi hanya dengan mengonsumsi 300 gram daging buah sirsak.
Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada sirsak merupakan antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan (tetap awet muda).
Mineral yang cukup dominan adalah fosfor dan kalsium, masing-masing sebesar 27 dan 14 mg per 100 g. Kedua mineral tersebut penting untuk pembentukan massa tulang sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat osteoporosis.
Keunggulan sirsak terletak pada kadar sodium (natrium) yang rendah (14 mg per 100 g), tetapi tinggi potasium (kalium), yaitu 278 mg per 100 g. Perbandingan kalium dan natrium yang tinggi sangat menguntungkan dalam rangka pencegahan penyakit hipertensi.
Kaya serat
Selain komponen gizi, Buah Sirsak juga sangat kaya akan komponen nongizi. Salah satu di antaranya adalah mengandung banyak serat pangan (dietary fiber), yaitu mencapai 3,3 g per 100 g daging buah.
Konsumsi 100 g daging buah dapat memenuhi 13 persen kebutuhan serat pangan sehari. Buah sirsak merupakan buah yang kaya akan senyawa fitokimia sehingga dapat dipastikan bahwa buah tersebut sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan.
Beberapa contoh senyawa fitokimia yang terkandung pada buah sirsak adalah: acetaldehyde, amyl-caproate, amyloid, annonain, anomuricine, anomuricinine, anomurine, anonol, atherosperminine, beta-sitosterol, campesterol, cellobiose, citrulline, coclaurine, coreximine, dextrose, galactomannan, geranyl-caproate, muricine, muricinine, muricapentocin, muricoreacin, procyanidin, stepharine, stigmasterol, tannin.
Senyawa fitokimia tersebut dipastikan memiliki khasiat bagi kesehatan walaupun belum semuanya terbukti secara ilmiah. Berbagai manfaat sirsak untuk terapi, antara lain, pengobatan batu empedu, antisembelit, asam urat, dan meningkatkan selera makan. Selain itu, kandungan seratnya juga berfungsi untuk memperlancar pencernaan, terutama untuk pengobatan sembelit (susah buang air besar).
Sari buah (jus) sirsak di dalam sistem pencernaan akan meningkatkan selera makan. Kegunaan lain dari sari buah ini adalah untuk pengobatan pinggang pegal dan nyeri, penyakit wasir (ambeien), batu empedu, dan lain-lain.
Sumber : buah sirsak bikin awet muda

Selasa, 27 Desember 2011

Buah Sirsak Bikin Awet Muda


Buah Sirsak punya banyak manfaat. Di dalamnya terdapat zat-zat yang mampu menangkal asam urat, hipertensi, osteoporosis, dan bisa membuat awet muda. Manfaat lainnya, meningkatkan daya tahan tubuh, menyembuhkan wasir, dan memperlancar pencernaan makanan.

Untuk hidup sehat, kita dianjurkan mengonsumsi 2-4 porsi buah dan 3-5 porsi sayuran per hari. Buah dan sayur merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat pangan yang sangat baik. Selain itu, Buah Sirsak juga merupakan sumber senyawa fitokimia yang belakangan ini sangat dirasakan manfaatnya bagi kesehatan.

Kita perlu bersyukur karena wilayah kita dilimpahi berbagai macam buah tropis. Buah-buahan tersebut sarat komponen gizi dan nongizi yang sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan kesehatan tubuh.
Salah satu jenis buah tropis yang sangat populer karena aromanya yang tajam serta rasanya yang manis keasaman adalah Buah Sirsak. Buah ini sangat mudah dijumpai, mulai dari pasar buah tradisional hingga supermarket. Di restoran dan hotel, Buah Sirsak umumnya disajikan dalam bentuk jus dingin.
Rasanya yang manis keasaman itu memberikan sensasi tersendiri bagi para penggemarnya. Bagi yang senang sarapan dengan roti, Buah Sirsak juga sering ditambahkan dalam bentuk selai. Apa pun bentuk olahannya, cita rasa sirsak tetap melekat kuat pada produk sehingga sangat mudah dikenali.
Buah mendunia
Sirsak (Anona muricata Linn) merupakan kerabat dekat srikaya (Anona squamosa Linn). Tanaman sirsak berasal dari daerah tropis Amerika, yaitu sekitar Peru, Meksiko, dan Argentina. Di tempat asalnya, Buah Sirsak merupakan buah penting dan bergengsi.
Buah ini merupakan salah satu pohon buah yang pertama kali diintroduksi ke dunia lama setelah Colombus menemukan Benua Amerika. Segera setelah itu, orang-orang Spanyol membawa sirsak ke Filipina dan terbukti tanaman ini dapat tumbuh di sebagian besar negara tropis, termasuk di Indonesia. Tanaman ini tumbuh baik di seluruh Indonesia, dari dataran rendah hingga ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.
Kata sirsak berasal dari bahasa Belanda, yaitu zuurzak. Kata zuur berarti asam, zak berarti kantong. Jadi, secara harfiah diartikan sebagai kantong yang rasanya asam. Di Malaysia, sirsak disebut durian belanda (Dutch durian).
Sebutan lain untuk sirsak adalah corossol/cachiman epincux (Perancis), saucrapfel (Jerman), guanabana/zapote agrio (Spanyol), thu-rian-rhaek (Thailand), seetha (Tamil), guayabano (Filipina), ciguofan lizhi (Cina), togebanreishi (Jepang), dan seremania (Fiji). Dalam bahasa Inggris, Buah Sirsak dikenal dengan istilah soursop karena rasanya yang manis keasaman.
Di Indonesia, tanaman sirsak disebut juga sebagai nangka belanda atau nangka seberang. Tanaman tersebut dapat beradaptasi dan tumbuh baik di semua wilayah. Namun, tanaman sirsak belum diusahakan secara besar-besaran, umumnya ditanam secara terbatas di halaman atau pekarangan rumah.
Kaya vitamin C
Buah Sirsak terdiri dari 67,5 persen daging buah, 20 persen kulit buah, 8,5 persen biji buah, dan 4 persen inti buah. Kandungan zat gizi dan serat pangan buah sirsak per 100 gram bagian yang dapat dimakan dapat dilihat pada tabel.
Setelah air, kandungan zat gizi yang terbanyak dalam sirsak adalah karbohidrat.
Salah satu jenis karbohidrat pada buah sirsak adalah gula pereduksi (glukosa dan fruktosa) dengar kadar 81,9-93,6 persen dari kandungan gula total.
Buah Sirsak mengandung sangat sedikit lemak (0,3 g/100 g) sehingga sangat baik untuk kesehatan. Rasa asam pada sirsak berasal dari asam organik nonvolatil, terutama asam malat, asam sitrat, dan asam isositrat.
Vitamin yang paling dominan pada Buah Sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari (yaitu 60 mg) telah dapat dipenuhi hanya dengan mengonsumsi 300 gram daging buah sirsak.
Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada sirsak merupakan antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan (tetap awet muda).
Mineral yang cukup dominan adalah fosfor dan kalsium, masing-masing sebesar 27 dan 14 mg per 100 g. Kedua mineral tersebut penting untuk pembentukan massa tulang sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat osteoporosis.
Keunggulan sirsak terletak pada kadar sodium (natrium) yang rendah (14 mg per 100 g), tetapi tinggi potasium (kalium), yaitu 278 mg per 100 g. Perbandingan kalium dan natrium yang tinggi sangat menguntungkan dalam rangka pencegahan penyakit hipertensi.
Kaya serat 
Selain komponen gizi, Buah Sirsak juga sangat kaya akan komponen nongizi. Salah satu di antaranya adalah mengandung banyak serat pangan (dietary fiber), yaitu mencapai 3,3 g per 100 g daging buah.
Konsumsi 100 g daging buah dapat memenuhi 13 persen kebutuhan serat pangan sehari. Buah sirsak merupakan buah yang kaya akan senyawa fitokimia sehingga dapat dipastikan bahwa buah tersebut sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan.
Beberapa contoh senyawa fitokimia yang terkandung pada buah sirsak adalah: acetaldehyde, amyl-caproate, amyloid, annonain, anomuricine, anomuricinine, anomurine, anonol, atherosperminine, beta-sitosterol, campesterol, cellobiose, citrulline, coclaurine, coreximine, dextrose, galactomannan, geranyl-caproate, muricine, muricinine, muricapentocin, muricoreacin, procyanidin, stepharine, stigmasterol, tannin.
Senyawa fitokimia tersebut dipastikan memiliki khasiat bagi kesehatan walaupun belum semuanya terbukti secara ilmiah. Berbagai manfaat sirsak untuk terapi, antara lain, pengobatan batu empedu, antisembelit, asam urat, dan meningkatkan selera makan. Selain itu, kandungan seratnya juga berfungsi untuk memperlancar pencernaan, terutama untuk pengobatan sembelit (susah buang air besar).
Sari buah (jus) sirsak di dalam sistem pencernaan akan meningkatkan selera makan. Kegunaan lain dari sari buah ini adalah untuk pengobatan pinggang pegal dan nyeri, penyakit wasir (ambeien), batu empedu, dan lain-lain.

Senin, 12 Desember 2011

Sarang Burung Walet Juga Melembabkan Kulit

Sarang Burung Walet dikenal sebagai harta berharga buat keluarga kekaisaran Cina. Selain menyehatkan paru-paru, Sarang Burung Walet adalah rahasia kecantikan permaisuri Cina. Dan sarang tersebut juga dikenal dapat membuat kulit jadi lebih cantik dan lembab.

Sarang Burung Walet selama berabad-abad di Tiongkok sudah menjadi komoditi yang sangat berharga. Karena dianggap berharga, di zaman Dinasti Tang, sarang burung ini menjadi persembahan lambang kemuliaan buat kaisar Cina.
Sarang burung dari negeri tropis seperti Indonesia itu dimanfaatkan oleh kaisar dan keluarganya untuk kesehatan tubuh. “Sarang burung walet juga dikonsumsi oleh permaisuri untuk memelihara keindahan kulit,” ujar Indra Laban, General Manager PT Cerebos Indonesia yang mendistribusikan suplemen darisarang burung walet.
Hingga kini, Sarang Burung Walet masih jadi komoditi yang menggiurkan. Di pasar internasional, satu kilogram sarang burung walet dilaporkan bisa terjual seharga 20 juta rupiah. Karena sangat mahal, tak heran, sarang burung yang satu ini disebut sebagai “kaviar dari Timur”.
Di kalangan masyarakat keturunan Tionghoa, kebiasaan mengonsumsi sarang burung walet untuk kesehatan masih terus dilakukan. Di toko obat Traditional Chinese Medicine (TCM) dijual sarang burung walet untuk kesehatan.
“Ibu saya rutin memasak Sarang Burung Walet untuk kesehatan ayah. Sarang burung ini dipercaya memperkuat paru-paru. Ibu memasak untuk kesehatan ayah yang perokok,” ujar Imelda Fransiska, Miss Indonesia 2005 yang berdarah Tionghoa.
“Air liur dari burung walet bisa memperkuat paru-paru dan menyehatkan kulit,” sebut Rachmat, praktisi TCM yang berpraktik di Pecenongan, Jakarta.
Kurang Air
Selama ini, Sarang Burung Walet dipercaya turun temurun sebagai bahan untuk kesehatan dan kecantikan.
(H 3)

Untuk membuktikan sarang burung tersebut memang bermanfaat secara ilmiah, sebuah studi klinis baru saja dilakukan di Taiwan. Para ahli meneliti efek sarang burung walet terhadap 20 perempuan berusia 30 hingga 60 tahun. Para perempuan tersebut mengonsumsi Sarang Burung Walet Selama delapan minggu. Hasilnya, kulit mereka terbukti lebih lembab.

“Kelembaban kulit ditentukan oleh kandungan air yang terdapat di lapisan kulit,” ujar Dr. Nadia Yusharyahya, Sp.KK, dokter ahli kulit dari RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.
Kandungan air yang berguna melembabkan kulit itu terdapat di lapisan stratum korneum. “Air dan lapisan kulit itu seperti semen dan batu Bata. Air mengisi sela-sela lapisan kulit seperti semen di antara tumpukan batu bata yang membentuk tembok,” papar Dr Nadia.
Berkurangnya air di dalam lapisan kulit disebut sebagai transepidermal water loss (TWEL). Kurangnya air di lapisan kulit itu membuat kulit jadi semakin kering,” tambahnya.
Selain pertambahan usia, ada sejumlah faktor yang menyebabkan kekeringan kulit. Merokok, stres, kurang tidur, dan kurang minum juga membuat kulit terlihat jadi lebih kering meskipun usia masih muda.
Berlama-lama di ruangan ber-AC, polusi udara, perubahan iklim dan radiasi sinar ultraviolet juga memengaruhi kekeringan kulit.
Kurangnya air ini bisa juga terjadi di kulit jenis berminyak. “Kulit berminyak disebabkan kelenjar sebasea. Kurang kelembaban dan berminyak itu dua hal yang berbeda, sehingga pemilik kulit berminyak juga tetap harus memperhatikan kelembaban kulitnya,” kata Dr. Nadia.
Sayangnya, penelitian di Taiwan itu masih harus didaftarkan dan belum dipublikasikan secara luas.
Dari Luar
Dari luar kita juga bisa menambah kelembaban kulit. Dr Nadia menyarankan agar mengoleskan krim pelembab khusus untuk wajah dan tubuh segera setelah mandi.
“Setelah mandi dan dikeringkan dengan handuk,  oleskan krim secara merata. Krim yang dioleskan berguna menahan air di dalam kulit yang didapat dari air mandi,”
Sumber : sarang burung walet juga melembabkan kulithttp://artinya.info/category/kesehatan/page/2