Tampilkan postingan dengan label nutrisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nutrisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Februari 2012

Air Berpengaruh Pada 7 Bagian Tubuh

Air adalah komponen utama dalam tubuh manusia, bahkan sekitar 55 persen berat tubuh kita adalah Air. Tanpa air makhluk hidup tidak mungkin tumbuh dan berkembang karena Air sangat vital untuk reaksi kimia tubuh.

Air harus dikonsumsi setiap hari karena tubuh tidak bisa membuatnya. Untuk mengetahui peran Air dalam tubuh kita, simak apa saja pengaruh air pada 7 bagian tubuh berikut ini:

1. Otak
Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membuat daya ingat lebih tajam, mood stabil dan motivasi lebih baik. Jika kecukupan air dalam tubuh baik, kemampuan kita dalam memecahkan masalah juga akan meningkat.
Para ilmuwan menyebutkan kekurangan air akan menyebabkan aliran oksigen ke area otak berkurang sehingga sel-sel saraf menyusut sementara. Tak heran jika orang yang kehausan biasanya sulit berkonsentrasi.
2. Mulut
Air akan menjaga tenggorokan dan bibir lebih basah dan menjaga mulut kekeringan. Kondisi mulut yang kering bisa memicu bau mulut dan rasa yang tidak enak, bahkan gigi berlubang.
3. Jantung
Dehidrasi akan menyebabkan penurunan volume darah sehingga jantung akan bekerja lebih keras dalam memompa darah agar sel-sel tidak kekurangan oksigen. Akibatnya aktivitas fisik ringan seperti naik tangga atau berlari akan terasa lebih melelahkan.
4. Sirkulasi darah
Tubuh mengeluarkan panas dengan cara melebarkan pembuluh darah yang dekat dengan permukaan kulit sehingga aliran darah lebih cepat dan panas lebih banyak yang dikeluarkan.
Bila kita kekurangan cairan, dibutuhkan temperatur lingkungan yang lebih tinggi agar pembuluh darah melebar sehingga kita akan tetap kepanasan.
5. Otot
Bila kecukupan cairan terpenuhi, Air di dalam dan luar sel yang berfungsi mengkontraksi otot menyediakan nutrisi yang cukup dan proses pembuangan berlangsung efisien sehingga performa tubuh akan baik.
Air juga penting untuk melumaskan sendi. Namun kram otot tidak berkaitan dengan dehidrasi melainkan karena kelelahan otot.
6. Kulit
Jika seseorang menderita dehidrasi berat, kulit menjadi kurang elastis. Kondisi ini berbeda dengan kulit kering, yang biasanya disebabkan karena zat kimia dalam sabun, air panas atau terpapar udara kering. Sayangnya, minum cukup air tidak akan mencegah keriput.
7. Ginjal
Ginjal membutuhkan cairan untuk menyaring “sampah” dari peredaran darah dan membuangnya melalui urin. Kecukupan cairan juga akan membantu mencegah infeksi saluran kemih dan batu ginjal.
Dehidrasi berat akan menyebabkan ginjal berhenti berfungsi, sehingga toksin atau racun menumpuk di tubuh.

Selasa, 07 Februari 2012

Teh Pilihan Yang Sesuai Dengan Kebutuhan Anda

Teh merupakan salah satu jenis minuman dengan banyak manfaat. Kandungan antioksidannya diyakini mampu meningkatkan kekebalan tubuh, dan melawan penuaan dini. Kandungan kafeinnya memberi banyak manfaat kesehatan, seperti mengurangi risiko penyakit diabetes, atau meningkatkan daya ingat. Untuk mendapatkan manfaatnya sesuai kebutuhan tubuh.

Sebaiknya Anda Mengenal Jenis-Jenis Teh Yang Biasa Anda Temukan.

Menurunkan kolesterol: Teh hitam
Teh hitam  ini tergolong jenis yang paling umum, dan merupakan 75 persen konsumsi teh di seluruh dunia. Teh ini digulung dan difermentasikan, lalu dikeringkan dan ditumbuk. Citarasanya sedikit lebih pahit dan memiliki kandungan kafein yang tertinggi, yaitu sekitar 40 mg per cangkir. Bandingkan dengan secangkir kopi yang mengandung 50-100 mg kafein. Jadi, kalau kopi terlalu berat untuk Anda, coba lawan kantuk Anda dengan teh hitam.
Teh hitam juga memiliki konsentrasi antioksidan yang tinggi, yang dikenal sebagai theaflavins dan thearubigins. Senyawa ini diperkirakan mampu menurunkan kadar kolesterol, demikian menurut  Rebecca Baer, pakar diet di New York City. Orang yang minum tiga cangkir teh hitam atau lebih setiap hari kemungkinan bisa menurunkan risiko stroke hingga 21 persen.
Menurunkan risiko penyakit jantung: Teh hijau
Tak suka teh hitam? Silakan coba teh hijau, karena ini memiliki citarasa yang lebih enak dari pada teh hitam. Setelah dipetik, daunnya langsung dikeringkan dan dipanaskan, sehingga menghentikan proses fermentasinya. Dalam secangkir, kandungan kafeinnya 25 mg.
Teh hijau penuh dengan kandungan antioksidan bernama katekin, bagian dari kelompok yang disebut EGCG. Senyawa ini mampu melawan segala sesuatu, dari kanker hingga penyakit jantung, kata Karen Collins, penasihat nutrisi di American Institute for Cancer Research, di Washington, DC. Sebuah studi menunjukkan bahwa secangkir tea hijau sehari dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 10 persen.
Menurunkan berat badan: Teh oolong
Mirip dengan teh hitam, namun difermentasikan dalam waktu yang lebih singkat, sehingga memberikan rasa yang lebih kaya. Oolong juga mampu membantu proses penurunan berat badan. “Oolong mengaktifkan enzim yang berfungsi menghancurkan trigliserida, bentuk lemak diet yang tersimpan di dalam sel-sel lemak,” ujar Baer.
Untuk menurunkan berat badan, orang juga cenderung mengonsumsi tea hijau. Padahal, perempuan yang meminum tea oolong akan membakar lebih banyak kalori dalam periode dua jam, daripada yang hanya minum air putih. Oolong juga mengandung kafein dalam jumlah yang lebih rendah, yaitu 30 mg per cangkir.
Melawan diabetes: Teh putih
Daun dipetik saat masih sangat muda, sehingga teh putih memiliki citarasa yang paling ringan daripada jenis lainnya. Kafeinnya pun paling rendah, sekitar 15 mg per cangkir. Teh tubruk mungkin juga mengandung antioksidan lebih banyak daripada teh celup, karena daunnya mengalami pemrosesan lebih singkat.
Teh putih juga mempunyai manfaat pelawan kanker dan penyakit kardiovaskular. Beberapa penelitian menyatakan bahwa jenis ini juga bermanfaat untuk pengidap diabetes.  Jurnal Phytomedicine menuliskan bahwa mengonsumsi tea putih dapat memperbaiki toleransi glukosa dan pengurangan kolesterol jahat.
Rileksasi, pereda mulas, dan lain-lain: Teh herbal
Sebenarnya, teh herbal bukanlah teh karena yang digunakan adalah kombinasi buah-buahan kering, bunga, dan tumbuh-tumbuhan bumbu lainnya. Makanya, teh herbal tidak mengandung kafein.
Sebuah studi yang dimuat di Journal of Nutrition mendapati bahwa minum tiga cangkir teh hibiscus (kembang sepatu) setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Teh chamomile bisa membuat Anda rileks dan mudah terlelap, sedangkan teh peppermint sanggup menenangkan perut yang bergolak karena makanan yang Anda konsumsi.
Hindari teh herbal yang digunakan untuk menurunkan berat badan, karena kemungkinan mengandung bahan laksatif (bahan pencahar) yang berbahaya.
Sebagai minuman penyegaran: Flavored tea
Teh hitam, hijau, atau putih, bisa menjadi lebih beraroma dengan tambahan kayu manis, jeruk, atau lavender. Jenis ini memiliki kadar antioksidan dan manfaat kesehatan yang sama seperti yang tidak beraroma.

Teh yang ditambah dengan aroma buah-buahan super, seperti blueberry, bisa jadi mengandung lebih banyak antioksidan, demikian menurut Lisa Boalt Richardson, pakar teh dan penulis buku The World in Your Teacup. Agar manfaatnya maksimal, tak usah menambahkan gula ke cangkir teh Anda.

sumber : teh pilihanhttp://artinya.info/2011/11/teh-pilihan-yang-sesuai-dengan-kebutuhan-anda.html

Rabu, 25 Januari 2012

Cokelat, Sejarah Dan Reputasinya

Cokelat boleh jadi merupakan makanan yang paling populer pada hari valentine.
Hari kasih sayang memang sudah berlalu, tetapi mungkin Anda masih menyimpan hadiah cokelat yang diberikan pasangan?

Cokelat sejak lama memiliki reputasi tinggi. Makanan atau minuman yang dibuat dari biji tanaman Cokelat ini berhasil merebut hati banyak orang, tidak cuma karena kelezatannya, tapi juga nilai plus yang dimilikinya dalam memperbaiki suasana hati dan memengaruhi munculnya gelora cinta.

Pohon Cokelat, yang buahnya mengandung biji yang bisa diproses menjadi camilan cokelat, pertama kali ditemukan 2.000 tahun lalu di hutan tropis Amerika. Sementara itu, bangsa Maya merupakan bangsa pertama yang mengonsumsi Cokelat (250-900 SM). Mereka mencampur biji cokelat dengan berbagai bumbu untuk membuat minuman yang dipercaya mujarab.

Bagi bangsa Maya, cokelat merupakan perlambang hidup dan kesuburan. Karena itu, buah cokelat sering ikut hadir dalam ritual religius, termasuk upacara pernikahan dan dipercaya sebagai makanan para dewa.
Di wilayah Meksiko Tengah, bangsa Aztec percaya, orang yang makan biji dari pohon Coklat akan mendapatkan kebijaksanaan dan kekuatan. Mereka juga yakin makanan tersebut mengandung nutrisi yang baik bagi kesehatan dan punya manfaat afrodisiak. Raja Aztec Montezuma bahkan punya kebiasaan minum coklat setiap hari untuk menaikkan libidonya.
Cokelat mulai dibawa ke Eropa pada tahun 1519 setelah Montezuma menawarkan minuman yang berbumbu kepada pengelana Spanyol, Cortez, dan tentaranya. Cortez lalu membawa biji coklat ke Spanyol dan memopulerkannya. Namun, selama berabad-abad minuman coklat lebih dikenal sebagai minuman para bangsawan.
Reputasi Cokelat sebagai makanan afrodisiak sangat terkenal di kalangan bangsawan Perancis. Seni dan literatur bernuansa erotis banyak yang terinspirasi oleh kandungan coklat. Casanova, pengelana dari Italia yang lebih dikenal sebagai penakluk perempuan, diceritakan selalu mengonsumsi coklat sebelum bercinta. Keterkaitan cokelat dengan pembangkit gairah terus bertahan hingga saat ini.
Lalu, sejak kapan cokelat identik dengan perayaan kasih sayang di Hari Valentine? Literatur menyebutkan, sejak abad ke-17, para pasangan sudah mulai memberikan kado di Hari Valentine dan sesuatu yang manis sering dijadikan pilihan. Baru pada tahun 1868, Richard Cadbury memperkenalkan sekotak cokelat sebagai kado Valentine.
Khasiat afrodisiak
Meski para petualang cinta dalam sejarah selalu diceritakan mengonsumsi coklat, ternyata kandungan zat kimia phenylethylamine (PEA) atau “obat cinta” dalam coklat hanya sedikit. PEA ini diyakini dapat memengaruhi mood, perhatian, dan energi. Saat seseorang merasa sangat senang atau euforia, tubuh akan mengeluarkan PEA.
Namun, sejumlah peneliti mengatakan, kandungan flavonoid dalam coklat mampu melenturkan pembuluh darah sehingga aliran darah lancar.
Sumber : cokelat, sejarah dan reputasinya

Senin, 26 Desember 2011

Cokelat, Sejarah Dan Reputasinya


Cokelat boleh jadi merupakan makanan yang paling populer pada hari valentine.
Hari kasih sayang memang sudah berlalu, tetapi mungkin Anda masih menyimpan hadiah cokelat yang diberikan pasangan?

Cokelat sejak lama memiliki reputasi tinggi. Makanan atau minuman yang dibuat dari biji tanaman Cokelat ini berhasil merebut hati banyak orang, tidak cuma karena kelezatannya, tapi juga nilai plus yang dimilikinya dalam memperbaiki suasana hati dan memengaruhi munculnya gelora cinta.

Pohon Cokelat, yang buahnya mengandung biji yang bisa diproses menjadi camilan cokelat, pertama kali ditemukan 2.000 tahun lalu di hutan tropis Amerika. Sementara itu, bangsa Maya merupakan bangsa pertama yang mengonsumsi Cokelat (250-900 SM). Mereka mencampur biji cokelat dengan berbagai bumbu untuk membuat minuman yang dipercaya mujarab.

Bagi bangsa Maya, cokelat merupakan perlambang hidup dan kesuburan. Karena itu, buah cokelat sering ikut hadir dalam ritual religius, termasuk upacara pernikahan dan dipercaya sebagai makanan para dewa.
Di wilayah Meksiko Tengah, bangsa Aztec percaya, orang yang makan biji dari pohon Coklat akan mendapatkan kebijaksanaan dan kekuatan. Mereka juga yakin makanan tersebut mengandung nutrisi yang baik bagi kesehatan dan punya manfaat afrodisiak. Raja Aztec Montezuma bahkan punya kebiasaan minum coklat setiap hari untuk menaikkan libidonya.
Cokelat mulai dibawa ke Eropa pada tahun 1519 setelah Montezuma menawarkan minuman yang berbumbu kepada pengelana Spanyol, Cortez, dan tentaranya. Cortez lalu membawa biji coklat ke Spanyol dan memopulerkannya. Namun, selama berabad-abad minuman coklat lebih dikenal sebagai minuman para bangsawan.
Reputasi Cokelat sebagai makanan afrodisiak sangat terkenal di kalangan bangsawan Perancis. Seni dan literatur bernuansa erotis banyak yang terinspirasi oleh kandungan coklat. Casanova, pengelana dari Italia yang lebih dikenal sebagai penakluk perempuan, diceritakan selalu mengonsumsi coklat sebelum bercinta. Keterkaitan cokelat dengan pembangkit gairah terus bertahan hingga saat ini.
Lalu, sejak kapan cokelat identik dengan perayaan kasih sayang di Hari Valentine? Literatur menyebutkan, sejak abad ke-17, para pasangan sudah mulai memberikan kado di Hari Valentine dan sesuatu yang manis sering dijadikan pilihan. Baru pada tahun 1868, Richard Cadbury memperkenalkan sekotak cokelat sebagai kado Valentine.
Khasiat afrodisiak
Meski para petualang cinta dalam sejarah selalu diceritakan mengonsumsi coklat, ternyata kandungan zat kimia phenylethylamine (PEA) atau “obat cinta” dalam coklat hanya sedikit. PEA ini diyakini dapat memengaruhi mood, perhatian, dan energi. Saat seseorang merasa sangat senang atau euforia, tubuh akan mengeluarkan PEA.
Namun, sejumlah peneliti mengatakan, kandungan flavonoid dalam coklat mampu melenturkan pembuluh darah sehingga aliran darah lancar.
Sumber : cokelat, sejarah dan reputasinyahttp://artinya.info/2011/12/cokelat-sejarah-dan-reputasinya.html

Kamis, 15 Desember 2011

Blackberry, Si Buah Super Yang Memiliki 7 Khasiat

Blackberry atau black raspberry adalah buah yang sangat berlimpah, terutama di bagian timur Amerika Utara dan pantai Pasifik, Kepulauan Inggris, serta Eropa Barat. Selain rasanya yang lezat, buah ini juga mengandung banyak nutrisi yang memberikan sejumlah manfaat kesehatan.

Dalam beberapa literatur dikatakan, ekstrak tanaman ini kaya akan anthrocyanin, flavonoid, dan senyawa fenol.
Blackberry juga mempunyai kemampuan menyerap radikal oksigen (ORAC) melawan radikal perosokil, superoksida, hidrogen peroksida, radikal hidroksil, dan singlet oksigen.

Berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan Blackberry yang dipaparkan oleh sejumlah ahli.

1. Memperkuat daya tahan
Blackberry merupakan makanan yang kaya akan vitamin C (dua kali lebih banyak dibandingkan dengan blueberry). Menurut Ursula Arens, pakar nutrisi senior dari Inggris, vitamin C memiliki fungsi penting dalam tubuh.
“Sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh kita dan untuk kesehatan jantung serta membantu menurunkan tekanan darah. Vitamin C juga membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan lain yang dimakan pada saat bersamaan sehingga dapat mengurangi risiko anemia,” katanya.
2. Kesehatan pencernaan
Menurut Arens, Blackberry adalah salah satu buah yang sangat tinggi serat dibandingkan dengan buah lain. “Serat sangat penting bagi usus agar berfungsi dengan baik dan membantu mempertahankan berat badan yang sehat, di samping juga meningkatkan kesehatan dengan membantu menurunkan kolesterol,” katanya.
3. Sembuhkan luka
Blackberry ternyata juga kaya akan senyawa tanin yang berfungsi untuk menyembuhkan luka. Menurut Sarah Wilson, pakar gizi dari Princess Grace Hospital, London, mengoleskan buah beri pada kulit yang terluka akan mengencangkan jaringan sehingga membantu menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi perdarahan.
4. Membantu melawan sel kanker
Blackberry mengandung anthocyanin atau sekelompok pigmen pada tumbuhan yang memiliki sifat antioksidan. Beberapa anthocyanin dapat menghambat pertumbuhan sel tumor. Selain itu, beri hitam juga mengandung senyawa kimia C3G, atau biasa dikenal sebagai flavonoid, yang terbukti efektif melawan kanker kulit dan kanker paru-paru.
5. Melindungi mata
Blackberry mengandung lutein yang berfungsi melindungi mata dari pembentukan pigmen makul, yang merupakan daerah paling sensitif terhadap cahaya dan terletak di belakang retina. Lutein membantu mencegah kerusakan mata yang disebabkan oleh radiasi ultraviolet.
6. Pembentukan tulang
Segenggam buah beri hitam memberikan Anda hampir setengah asupan harian mangan yang direkomendasikan. Seperti diketahui, mangan adalah sumber mineral yang paling baik. “Mangan membantu membentuk jaringan ikat tubuh, penting untuk membangun struktur tulang yang kuat,” kata Wilson.
7. Meningkatkan pertumbuhan sel
Blackberry mengandung folat, atau biasa dikenal sebagai vitamin B9 atau asam folat, yang memainkan peran penting dalam pembelahan dan pertumbuhan sel sehat. Wanita hamil dianjurkan mengonsumsi buah ini untuk mengurangi risiko bayi lahir cacat.
Sumber : blackberry, si buah super yang memiliki 7 khasiathttp://artinya.info/category/kesehatan

Selasa, 13 Desember 2011

Stres Dan 3 Dampaknya terhadap Hidup

Stres tidak akan bisa terlepas dari hidup di zaman modern ini. Pada taraf tertentu, stres memang bisa memberi pengaruh positif terhadap diri Anda. Namun, jika terlalu berlebihan, dampaknya akan menjadi negatif. Tidak hanya jiwa Anda yang selalu merasa tertekan, tubuh juga ikut menderita karenanya. Ketahui dampak negatif stres terhadap tubuh dan bagaimana cara mengatasinya:

1. Stres membuat berat badan mudah naik

Ketika stres, tubuh Anda melepaskan hormon kortisol, yang akan memberikan dorongan energi secara cepat untuk memberi respons berupa melawan atau malah menghindar. Namun jika Anda selalu didera stresdalam jangka waktu yang lama, kortisol akan terus-menerus dilepaskan, dan ini akan menyebabkan berat badan mudah naik. Menurut studi yang dimuat pada jurnal Obesity, hormon kortisol dapat membuat lemak cenderung disimpan di daerah perut. Selain itu, Anda juga jadi lebih sering ngemil. Keduanya bisa menurunkan laju metabolisme dan juga meningkatkan kadar gula darah.
“Untuk itu, Anda perlu mengetahui dengan jelas, apa saja pemicu stres utama dalam hidup Anda,” kata ahli nutrisi Charlene Giovanelli-Nicolson. Setelahnya, cobalah memiliki semacam food diary untuk mencatat apa saja yang Anda makan begitu kondisi emosional sedang terganggu akibat stres.

2. Stres menurunkan kadar fertilitas

Studi yang dilakukan oleh Emory University menemukan bahwa wanita dengan level kortisol yang tinggi bisa mengalami masalah dalam ovulasi, sehingga kemampuannya untuk hamil jadi terganggu. Selain itu, stres berlebihan juga bisa berpengaruh buruk pada wanita yang sedang mengandung. Sebagai solusinya, para peneliti menyarankan untuk melakukan terapi berbicara. Sebab, dengan berbicara dengan orang lain, wanita dapat meredakan stres yang dialami, sehingga kemungkinan hamilnya otomatis akan meningkat.

3. Stres menumpulkan dorongan seks

Penasihat masalah seks dan asmara, Elna Rudolph menyatakan, ketika wanita sedang stres, mereka hanya akan berpikir bagaimana cara melalui semua ini dengan selamat. Sedikit sekali yang sampai sempat terpikir untuk melampiaskannya melalui kegiatan yang menyenangkan, salah satunya bercinta.
“Kortisol itu sebenarnya membantu, namun bila Anda mendapatkannya sesekali. Sementara jika terus-menerus, kondisi hormon Anda secara keseluruhan menjadi tidak seimbang,” papar Rudolph.
Ketidakseimbangan hormon ini akan berpengaruh juga terhadap libido Anda. “Jika seks sudah menjadi prioritas terakhir dalam pikiran Anda, itu berarti otak butuh waktu untuk mengingat kembali betapa menyenangkannya aktivitas ini,” kata Rudolph.
Untuk itu, cobalah perbanyak waktu istirahat untuk mengendurkan saraf yang tegang, atur kembali hidup Anda, dan luangkan lebih banyak waktu untuk berduaan dengan pasangan. “Berendam air hangat bisa membantu Anda mengingat kembali pengalaman bercinta yang paling tak terlupakan, juga membangkitkan imajinasi untuk merencanakan acara bercinta berikutnya. Tanpa Anda sadari, aktivitas seks bisa menjadi salah satu cara paling alami untuk meredakan stres!” tambah Rudolph.
sumber : Stres Dan 3 Dampaknya terhadap Hiduphttp://artinya.info/2011/12/stres-dan-3-dampaknya-terhadap-hidup.html

Air Berpengaruh Pada 7 Bagian Tubuh

Air adalah komponen utama dalam tubuh manusia, bahkan sekitar 55 persen berat tubuh kita adalah Air. Tanpa air makhluk hidup tidak mungkin tumbuh dan berkembang karena Air sangat vital untuk reaksi kimia tubuh.

Air harus dikonsumsi setiap hari karena tubuh tidak bisa membuatnya. Untuk mengetahui peran Air dalam tubuh kita, simak apa saja pengaruh air pada 7 bagian tubuh berikut ini:

1. Otak
Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membuat daya ingat lebih tajam, mood stabil dan motivasi lebih baik. Jika kecukupan air dalam tubuh baik, kemampuan kita dalam memecahkan masalah juga akan meningkat.
Para ilmuwan menyebutkan kekurangan air akan menyebabkan aliran oksigen ke area otak berkurang sehingga sel-sel saraf menyusut sementara. Tak heran jika orang yang kehausan biasanya sulit berkonsentrasi.
2. Mulut
Air akan menjaga tenggorokan dan bibir lebih basah dan menjaga mulut kekeringan. Kondisi mulut yang kering bisa memicu bau mulut dan rasa yang tidak enak, bahkan gigi berlubang.
3. Jantung
Dehidrasi akan menyebabkan penurunan volume darah sehingga jantung akan bekerja lebih keras dalam memompa darah agar sel-sel tidak kekurangan oksigen. Akibatnya aktivitas fisik ringan seperti naik tangga atau berlari akan terasa lebih melelahkan.
4. Sirkulasi darah
Tubuh mengeluarkan panas dengan cara melebarkan pembuluh darah yang dekat dengan permukaan kulit sehingga aliran darah lebih cepat dan panas lebih banyak yang dikeluarkan.
Bila kita kekurangan cairan, dibutuhkan temperatur lingkungan yang lebih tinggi agar pembuluh darah melebar sehingga kita akan tetap kepanasan.
5. Otot
Bila kecukupan cairan terpenuhi, Air di dalam dan luar sel yang berfungsi mengkontraksi otot menyediakan nutrisi yang cukup dan proses pembuangan berlangsung efisien sehingga performa tubuh akan baik.
Air juga penting untuk melumaskan sendi. Namun kram otot tidak berkaitan dengan dehidrasi melainkan karena kelelahan otot.
6. Kulit
Jika seseorang menderita dehidrasi berat, kulit menjadi kurang elastis. Kondisi ini berbeda dengan kulit kering, yang biasanya disebabkan karena zat kimia dalam sabun, air panas atau terpapar udara kering. Sayangnya, minum cukup air tidak akan mencegah keriput.
7. Ginjal
Ginjal membutuhkan cairan untuk menyaring “sampah” dari peredaran darah dan membuangnya melalui urin. Kecukupan cairan juga akan membantu mencegah infeksi saluran kemih dan batu ginjal.
Dehidrasi berat akan menyebabkan ginjal berhenti berfungsi, sehingga toksin atau racun menumpuk di tubuh.