Rabu, 07 Desember 2011

Kopi Berdampak Positif Cegah Kanker Kulit



Kopi berdampak positif untuk mencegah kanker kulit, terutama untuk perempuan. Sayangnya, potensi tersebut tidak terlihat pada peminum kopi berjenis kelamin pria.

Riset selama kurun waktu 20 tahun (1986-2006) yang melibatkan hampir 50.000 pria mengungkapkan, mereka yang minum sedikitnya enam cangkir kopi setiap hari tercatat berisiko 20 persen lebih rendah mengidap kanker prostat ketimbang mereka yang tak pernah menenggak kopi.  Selain itu, para penggemar kopi juga berisiko 60 persen lebih kecil mengalami kematian akibat penyakit tersebut dibanding  yang tak peminum kopi.

Wanita yang minum lebih dari tiga cangkir Kopi setiap hari memiliki risiko 20 persen lebih rendah untuk menderita karsnimoa sel basal (basal cell carcinoma/BCC), jenis kanker yang pertumbuhannya lambat, dibandingkan dengan orang yang minum kopi satu cangkir dalam sebulan. Sementara itu pada pria penggemar kopi, risikonya hanya berkurang 9 persen.

Demikian menurut hasil studi yang dipresentasikan dalam konferensi American Association for Cancer Research International ke 10 di Boston, Amerika Serikat.
“Setiap tahunnya hampir satu juta kasus baru BCC ditemukan di AS. Faktor pola makan mungkin memiliki efek perlindungan yang kecil tetapi dampaknya besar untuk kesehatan publik,” kata Fengju Song, dari departemen dermatologi Brigham and Women’s Hospital and Harvard Medical School.
Data yang dipakai dalam penelitian Song ini berasal dari Nurse’s Health Study yang mengikuti 72.921 partisipan sejak tahun 1984 sampai 2008 dan Health Professionals Follow-Up Study yang melibatkan 39.976 partisipan sejak 1986 sampai 2008.
Karsinoma sel basal merupakan jenis kanker kulit yang paling banyak ditemukan para para responden, yakni mencapai 22.786 kasus.Namun manfaat dari minum Kopi tidak terlihat pada dua tipe kanker kulit, squamous cell carcinoma dan melanoma.
Karsnioma sel basal biasanya timbul pada kulit yang tidak terlindungi. Penyebab utamanya adalah paparan sinar ultraviolet matahari yang berlebihan secara berulang-ulang atau dari sinar lampu ultraviolet. Biasanya tumbuh terlokalisasi dan jarang menyebar.
Manfaat kopi sendiri terhadap pencegahan kanker bukan baru kali ini diketahui. Sebelumnya kopi juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara, uterin, prostat dan kanker kolon. Namun, manfaat kopi tidak terlihat pada orang yang suka minum kopi dekafein.
Sumber : kopi berdampak positif cegah kanker kulithttp://artinya.info/category/kesehatan/page/2

0 komentar:

Poskan Komentar